Tekanan Darah Normal Cegah Penyakit Ginjal

Tekanan Darah Normal Cegah Penyakit Ginjal,  hal tersebut terbukti bermanfaat untuk menjaga kestabilan atas kesehatan tubuh kita.

Di Indonesia sekitar 40 persen penyakit gagal ginjal kronis adalah hipertensi, disusul oleh diabetes melitus. Kalau di dunia, penyebab utamanya diabetes

Penyebab terbanyak penyakit gagal ginjal di Indonesia adalah tekanan darah tinggi (hipertensi).

Oleh karena itu penderita hipertensi perlu mempertahankan tekanan darahnya tetap normal agar tidak terjadi kerusakan ginjal.

tekanan darah yang terus menerus tinggi bisa menyebabkan kerusakan unit terkecil pada ginjal yang disebut glomerulus.

Hipertensi juga dapat memicu kebocoran protein sehingga ginjal rusak.

Kerusakan ginjal terjadi perlahan-lahan. Pada pasien hipertensi yang tidak diobati dalam waktu 10 tahun bisa terjadi kerusakan ginjal. Tapi kalau diobati dan bisa mencapai target tekanan darah yang normal, kerusakan bisa dicegahada kesalahpahaman di masyarakat mengenai pengobatan hipertensi yang dikhawatirkan akan merusak ginjal.

Justru kalau hipertensinya tidak dikontrol akan menyebabkan ginjal rusak, bukan obatnyaTekanan darah bisa dikendalikan dengan cara mengubah pola makan, mengurangi asupan garam dan makanan kemasan, menjaga aktivitas fisik, serta memperhatikan pola tidur.

Penderita penyakit ginjal kronis yang sudah stadium 5 (paling parah) harus menjalani cuci darah (hemodialisis). Tindakan cangkok ginjal sebenarnya lebih baik, tetapi di Indonesia cukup sulit mendapatkan donor ginjal.

Cuci darah membutuhkan biaya yang sangat mahal. Saat ini rata-rata seorang pasien gagal ginjal menghabisakan lebih dari Rp 100 juta setiap tahun untuk melakukan cuci darah. Oleh karena itu, mencegah penyakit ini tentu jauh lebih murah

  Efek Dari marah

marah merupakan emosi negatif yang dapat berdampak buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah memicu tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Apa sebenarnya yang terjadi dalam tubuh saat seseorang marah

Adrenalin itu menyebabkan mengecilnya pembuluh darah. Akibatnya tekanan darah meningkat. Seperti tabung kalau dikecilin, tekanan akan meningkat

Marah-marah, termasuk kondisi stres juga dapat membuat jantung berdetak lebih cepat. Ann mengatakan, bila hipertensi terus tidak terkontrol bisa meningkatkan risiko penyakit jantung hingga stroke.

Untuk itu, orang yang memiliki hipertensi tak hanya perlu minum obat ataupun menjaga pola makan sehat untuk mengontrol tekanan darahnya, mereka juga harus mengontrol emosinya.

Cobalah untuk rileksasi sejenak agar lebih tenang sehingga dapat menurunkan hormon-hormon yang mempersempit pembuluh darah. Rileksasi dapat dilakukan dengan cara menarik napas dalam-dalam ataupun meditasi.

Banyak orang yang tak sadar memiliki hipertensi sehingga tekanan darahnya jarang terkontrol.  Padahal jumlah penderita hipertensi di Indonesia cukup mengkhawatirkan. Berdasarkan Riset Kesehatan Dasar 2013, di Indonesia terdapat 25,8 persen pasien hipertensi.

Rutin cek tekanan darah mulai usia di atas 30 tahun. Apalagi jika memiliki riwayat keluarga dengan hipertensi.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *