Relokasi Hati – Keputusasaan Dan Frustrasi

Relokasi Hati – Keputusasaan Dan Frustrasi, Relokasi Hati – Keputusasaan Dan Frustrasi,  Sebuah kehidupan dapat menjadikan seseorang tersenyum lebar tetapi, dapat juga menjadi sebuah tragedi !

Di mana jalan hidup tak selalu datar dan landai, adakalanya jalan yang kita lalui tak seperti yang kita inginkan, dan apakah itu sebuah kesalahan ?

Salah dan benar akan kembali, kembali pada diri kita yang di beri hidup oleh sang hidup , dan kitalah yang memilih jalan masing masing dari hidup kita sendiri.

Dan ada banyak yang mungkin menjadi kesalahan atas jalan hidup yang ia pilih, sepertinya, tetapi dalam hidup setiap cobaan dan ujian adalah seimbang dan sesuai takaran atas kemampuan diri seseorang untuk mampu menanggung ujian dan cobaan dalam hidupnya.

Keputus – asaan Dalam Hidup

Putus asa, biasanya datang dari tekanan emosional yang berlebihan, mungkin terlahir dari sebuah harapan, cinta atau kehidupan, di mana putus asa akan memupuskan semua asa yang mengalir dalam diri dan jiwa kita sebagai manusia.

Harapan yang tak tercipta seperti keinginan yang di inginkan, juga cinta yang terluka ataupun penderitaan dalam hidup kita, di mana akibatnya apa yang kita punya dan menghidupkan kita seakan berhenti di sana, tanpa daya dan seakan tak mampu untuk bangkit lagi.

Frustasi

Sebagaimana putus asa, frustasi juga dapat mengakhiri yang kita miliki sebagai manusia, seakan tak memiliki hidup , keinginan dan juga harapan – harapan dalam hidupnya. Dan jika rasa putus asa datang dan di barengi dengan keputus – asaan , itu akan segera berbaur denga rasa frustasi dalam diri seorang manusia, dan dapat sobat bayangkan , apa yang akan terjadi karenanya ?

Dari tekanan semua itu akan terjadi hal hal yang tak di inginkan, seperti hilang ingatan atau lebih fatalnya lagi Bunuh diri ! dan hal ini banyak terjadi dan kita saksikan !

Relokasi keputusasaan Dan Frustasi

Semua yang ada di dunia ini bukanlah kita yang memilikinya, relokasikan ke dalam hati, bahwa keputusasaan adalah sesuatu yang tak pernah ada, juga frustasi ! sebab keduanya adalah sampah dari sekian banyaknya perjalanan dari perjalanan hidup kita.

Seseorang akan mencapai bentuk pencapaian yang sempurna, bukan dengan banyak dan apa saja yang telah ia dapatkan dan miliki, tetapi pencapaian sempurna adalah dengan bagaimana dan dengan cara apa pula  ia mensyukuri nikmat yang telah tuhan berikan kepadanya.

Bahwa sesuatu yang hilang dan tak sobat miliki adalah sesuatu yang kurang atau tidak baik untuk sobat dapatkan dan terima, dan biasanya kelemahan seorang manusia terdapat pada sisi ini.

Ia akan menyangkal dan ingin memiliki yang tak seharusnya ia miliki atau tak di berikan tuhan kepadanya demi kebaikan, lahirlah keputusasaan .

Mempersalahkan keadaan dan bahkan dirinya sendiri, sehingga ia tak mampu untuk menghargai dirinya sendiri, dan menghilangkan semua apa yang ada dan patut untuk di syukurinya dengan sebuah kenistaan “ Bunuh Diri! Penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *