Relokasi Hati – Kebencian

Relokasi Hati – Kebencian, Relokasi Hati – Kebencian – Kebencian didalam hidup manusia selalu saja akan ada warna – warna yang berubah, hitam putihnya hari dan juga hati, dan apa yang mesti kita lakukan dalam kondisi seperti itu ?, lalu bersumber darimanakah semua hitam atau putih yang kita alami dan hadapi ?

Semua manusia adalah kesempurnaan ! ya, kesempurnaan dalam sebuah penciptaan dari yang menciptakan kita sebagai manusia yang hidup di dunia ini. Tak ada yang kurang ataupun lebih dari semua penciptaan, semua sama tercipta sebagai manusia.

Dari semua yang tercipta ada yang di sebut kebencian , lalu salahkah hal itu ada ? kita tak pernah memvonisnya, sebab mengapa itu ada tentu juga ada hal – hal yang berguna di dalamnya. Walaupun sejujurnya itu dapat terbuka jika tuhan memberinya pada kita, memberi untuk tahu, mengapa sebuah kebencian itu ada ?

Kebencian Dan Pengendaliannya

Seperti dengan hal – hal lainnya dalam hidup ini, segala sesuatu akan ada untuk kita pergunakan dan olah begitu rupa, kebencian adalah hal lumrah dalam sebuah kehidupan manusia, hanya saja darimana sebuah kebencian itu bersumber dan untuk apa ?

Jika sebuah kebencian adalah jalan untuk membuat diri kita tahu diri, maka, kebencian adalah nyala api yang membakar diri kita agar segera lari dari kenyataan yang ada, semisal andai kita membenci sebuah kemajuan dari orang lain maka kebencian yang ada adalah api yang membakar diri agar segera lari dan berpikir, mengapa kita tak bisa sepertinya ?

Dan itulah kebencian yang terkendali, motivasi untuk diri kita agar selalu melangkah dan maju kedepan dan bukan untuk merenungi sebuah ketertinggalan yang ada, dan, kebencian bukan sesuatu hal yang mesti kita musnahkan, tetapi, kebencian adalah sebuah hal yang harus kita kendalikan, dan itu bisa bermanpaat bukan ?

Jika sebuah kebencian adalah merupakan api yang membakar diri kita tanpa terkendalikan, maka kebencian adalah sebuah kesia – siaan dalam hidup kita, selalu kita membenci tanpa intropeksi, juga tanpa melakukan hal apa – apa dari kebencian yang kita miliki, maka yang ada adalah, kita akan musnah di dalamnya tanpa menyisakan suatu apapun, baik kemanpaatan ataupun hasil dari sebuah kebencian yang buta.

Relokasi Hati Dan Kebencian

Sudah saatnya, sebuah kebencian tak perlu lagi sebagai sebuah kebencian, hati kita adalah sarana teratas dan pelindung dari semua yang ada dan kita alami, kembalilah kesana dengan damai, dengan api yang membakar ataupun dalam sebuah kedamaian, relokasi hati akan berkata “ Kita semua terlahir sama , walaupun dalam potret hidup yang berbeda – beda.

Begitupun dengan sebuah kebencian yang sejatinya kawan dekat kita yang mesti kita kendalikan sebagai mana mestinya sebagai sebuah kemanfaatan yang telah di berikan oleh sang Maha Pencipta, untuk hidup kita, penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *