Rahasia Hidup Memberi Itu Mudah!

Rahasia Hidup Memberi Itu Mudah! – Kesehatan bukan hanya sehat secara jasmani atau lahir alias sehat tubuh dan raga saja, ada sesuatu hal yang menjadi paktor pendukung di mana sehat itu yang sebenarnya berada. Dan sehat dalam hal ini adalah sehat jiwa atau batin dan sesuatu dari itu terganbar pada relokasi pada hati kita , menjaga dan merawatnya sebagai bagian dari sumber dari kesehatan jiwa.

Memberi

Memberi itu mudah, tapi kok susah ? Sebuah pemberian adalah hadiah dari kebahagiaan hidup ini. Sebab bagaimanapun kecilnya sebuah pemberian yang kita terima, Memberi adalah sebuah nilai dari kualitas hidup kita, bukan merupakan nilai kuantitas dari limpahan materi yang kita punyai dan seakan akan kitalah pemilik aslinya.

Yang Memberi Dan Yang Di Beri

Si pemberi adalah yang di beri dan yang di beri juga adalah yang memberi, he he repot ya keliatannya sobat ? mari kita berbagi dalam hal ini, ya, si pemberi adalah yang di beri oleh pemilik dari apa – apa yang ia berikan pada yang ia beri,lalu, yang di beri juga adalah yang memberi. Yang di beri akan memberikan satu atau banyak kebahagiaan atas pemberian yang ia terima, dan tentu ini untuk di rasakan oleh sipemberi, di mana kebahagiaan yang di beri adalah juga kebahagiaan si pemberi. Bukankah ada benang merah dari sisi hati kita sebagai manusia ? relokasi1 pantulan kebahagiaan yang di beri akan kita lihat, rasakan dan dengar lewat cermin hati kita si pemberi.

Memberi, Apa Itu Rugi ?

.Kita tam membuat seseorang untuk memberi dengan keterpaksaan atau cara apa pun, sebab semua kembali kepada keridhaan Tuhan Yang Maha Pemberi, dengan semua idzinNya, semua akan kita dapatkan !Hal tersebut, tergantung dari persepektip mana kita menilai ! tetapi jelaslah, memberi adalah sebuah toleransi yang bermartabat tinggi, dan.. Tahukah sobat,di langit sana ada puja puji dan do,a- do,a yang tak ternilai harganya di banding dengan apa yang kita berikan dan kadang tak begitu banyak artinya.

Dan sebelumnya, pemberian adalah tanah lapang bagi orang – orang yang berada dalam kesempitan, mata air yang mengalir di mana mereka kehausan, dan si pemberi anugerah bagi mereka, sebuah anugerah yang di turunkan sang penguasa dan dalam kuasanya juga, penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *