Penyebab Kedinginan Selama Kehamilan

Penyebab Kedinginan Selama Kehamilan, mungkin ada beberapa penyebab kedinginan yang di alami seorang wanita selama kehamilan seperti diuraikan di bawah ini dengan berbagai faktor yang menyebabkannya di sertai gejala yang menyertainya.

Penyebab – Penyebab Tersebut Seperti :

 

Viral Gastroenteritis

Dikenal sebagai flu perut, viral gastroenteritis adalah infeksi usus yang disebabkan karena sebuah virus,  ini dapat disebabkan jika makanan yang dikonsumsi terkontaminasi oleh kuman. Gastroenteritis disebabkan karena banyaknya virus. Beberapa virus yang umum sebagai penyebab adalah norovirus, rotavirus, astrovirus, dan adenovirus enterik.

 

Gejala yang menyertainya seperti :

  • Perut kembung
  • Mual dan pusing
  • Sakit perut serta kram
  • Demam dan kehilangan nafsu makan
  • Diare
  • Nyeri sendi
  • Gemetaran

 

Pneumonia

 

Hal ini bisa mempengaruhi paru-paru, mempengaruhi kantung udara mikroskopis dan dikenal dengan sebutan alveoli. Infeksi ini dapat disebabkan karena bakteri, jamur, virus, atau parasit. Pneumonia dapat terjadi apabila menghirup bahan kimia, atau cairan. Menghirup udara yang mengandung kuman dapat menyebabkan seseorang dapat terinfeksi.

 

Gejala yang menyertainya

  • Demam disertai menggigil terus menerus
  • Sesak napas penyebabkedinginan
  • Meningkatnya intensitas pernapasan
  • Terasa nyeri di dada
  • Detak jantung cepat
  • Kehilangan energi
  • Pusing
  • Lemah
  • Mual

 

Radang usus buntu

 

Apendisitis adalah penyebab lain yang menimbulkan kedinginan pada seorang ibu hamil . Hal ini disebabkan karena usus buntu tersumbat oleh kotoran, atau benda asing, seperti kuku, rambut, dan permen karet.

 

Gejala yang menyertainya :

  • Sakit perut
  • Panas dingin
  • Haid
  • Demam
  • Mual
  • Buang air kecil yang terasa sakit.

 

preeklamsia

 

Preeklamsia – juga disebut hipertensi akibat kehamilan – adalah gangguan kompleks kehamilan yang terjadi akibat perubahan mendadak dalam pembuluh darah yang dapat mempengaruhi organ-organ tubuh lainnya, seperti hati, ginjal, otak, dan plasenta.

Hal ini lebih sering terjadi pada wanita yang memiliki tekanan darah tinggi. Biasanya timbul jika ibu hamil – lebih tua dari 35 tahun – memiliki riwayat hipertensi kronis, dan telah mengalami  preeklamsia sebelumnya, melahirkan  kembar, atau triplet, merokok, obat, atau penyalahgunaan alkohol, diabetes sebelum kehamilan, penyakit ginjal, atau rheumatoid arthritis.

 

Gejala yang menyertainya :

  • Kelebihan protein dalam urin
  • Tekanan darah tinggi
  • Pembengkakan di wajah, mata, tangan, dan kaki
  • Mual
  • Menggigil dan demam
  • Berat badan bertambah dengan pesat
  • sakit kepala
  • Sakit perut
  • Berkurangnya air seni saat buang air kecil.

Infeksi saluran kemih

Infeksi saluran kemih atau infeksi kandung kemih, merupakan peradangan bakteri pada saluran kemih adalah penyebab umum lainnya yang mengakibatkan kedinginan selama kehamilan.

 

Gejala yang menyertainya :

  • Rasa sakit
  • Ketidaknyamanan
  • Perasaan tak enak
  • panggul, atau sakit perut bagian bawah
  • Sering ingin buang air kecil
  • Kencing berdarah
  • Menggigil dan demam

 

Salmonellosis

 

Salmonellosis adalah jenis umum dari infeksi makanan yang mungkin terjadi karena konsumsi makanan yang mengandung bakteri Salmonella. Dipasteurisasi susu dan susu mentah, daging yang kurang matang, kecambah mentah, salad,  serta makanan – makanan yang mungkin mengandung bakteri ini.

 

Gejala yang menyertainya :

  • Sakit kepala
  • Diare
  • Sakit otot
  • Perasaan lelah
  • Sakit perut
  • Mual
  • Panas dingin
  • Demam

 

Pengobatan untuk Menggigil

 

Cara preventive untuk keadaan ibu hamil seperti di atas :

  • Mengkonsumsi air yang cukup – setidaknya 6-8 gelas.
  • Menjaga kadar elektrolit dalam tubuh. Dengan mengatur keseimbangan makanan – makanan yang kaya nutrisi.
  • Diet yang sehat dan bergizi.
  • Latihan teratur dan berolahraga sesuai dengan apa yang di sarankan oleh dokter.

Menjaga kehamilan adalah menjaga buah htti kita, maka perawatan kehamilan perlu anda lakukan demi buah hati anda, penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *