Jaringan ikat reticular

Jaringan ikat reticular, Unit yang bersama-sama membentuk serat ini disebut sel retikular atau fibroblas. Serat ini terdiri dari kolagen dan glikoprotein.

Mereka memiliki penampilan tipis dan bercabang, berdiameter sekitar 150 nanometer, dan hampir tak terlihat dalam bagian histologis.

Namun, mereka dapat dilihat secara mikroskopis, setelah impregnasi dengan noda perak.

Afinitas serat pewarnaan perak ini dikenal sebagai argyrophilia. Mereka juga diimpregnasi dengan reaksi PAS karena adanya glikoprotein di dalamnya. Serabut retikuler terdiri dari kolagen tipe III.

Jaringan ikat retikuler adalah tulang punggung struktur jaringan tubuh manusia. Bacalah artikel ini untuk mendapatkan lebih banyak informasi mengenai struktur dan fungsi dari jenis jaringan ini.

Ada lebih dari 20 jenis serat retikuler dalam tubuh manusia.

Lokasi Jaringan ikat retikuler

Jaringan ikat retikuler diatur bersamaan dengan sel yang berbeda di berbagai organ seperti sumsum tulang, kelenjar getah bening, limpa, hati, ginjal, dan bahkan di bawah kulit. Jaringan ini memiliki ciri khas mereka tidak pernah ada sendiri sebaliknya, Anda akan selalu menemukan sel retikuler dan serat yang berasosiasi dengan sel lainnya.

Serat ini adalah bagian penting dari sebagian besar jaringan ikat fibrosa, dan selalu terlihat sebagai yang dominan. Jenis jaringan ini membentuk kerangka struktural (tulang rawan fibrosa) untuk sel organ di banyak organ dan jaringan.

Struktur Jaringan ikat retikuler

Ketika jaringan ini dipandang erat, mereka ditemukan berada dalam rangkaian benang bercabang. Serabut retikuler yang ada dalam jaringan rapuh, dan bersama-sama membentuk rangka mesh atau kerangka fibrosa (stroma).

Untuk mendapatkan tampilan mikroskopis dari sel-sel ini, noda khusus digunakan, karena tidak mudah dilihat bahkan melalui mikroskop. Sebagai contoh, ketika noda perak digunakan pada bagian histologis, serat retikuler tampak seperti benang hitam, dan serat kolagen kasar tampak berwarna coklat kemerahan.

Keduanya diyakini berbeda satu sama lain karena karakteristik pewarnaan yang berbeda. Struktur jaringan terlihat sangat mirip dengan jaringan ikat elastis. Satu-satunya perbedaan adalah bahwa serat kolagen bercabang di jaringan retikuler, sedangkan keduanya berbaris sejajar dengan yang elastis. Kerangka struktural kisi kolagen pada jaringan retikuler memberikan kekuatan dan dukungan yang besar terhadap organ tubuh manusia.

Serupa dengan jaringan lain di dalam tubuh, serat retikuler juga mengalami kerusakan, dan didaur ulang dan diganti dengan yang baru dan yang aktif. Sel-sel hancur saat mereka berhenti berfungsi, dan segera, untaian baru kolagen dihasilkan untuk menggantikan sel yang rusak. Pembentukan serat retikuler baru, dan perawatan yang sudah ada, ditangani oleh sel retikuler khusus.

Fungsi Jaringan ikat retikuler

Serabut retikuler membentuk struktur padat, dan menahan sel-sel jaringan otot polos, dan juga membantu pembentukan membran basal.

Jaringan seperti jaring yang dibentuk oleh serat berguna untuk organ dan jaringan tersebut, yang berhubungan dengan proses seperti pergerakan sel dan difusi.

Jaringan retikuler membentuk dinding pendukung untuk pembuluh darah, dan juga mempertahankan jaringan yang kuat untuk jenis sel lainnya, dan juga untuk serat rangka dan saraf.

Jaringan ikat retikuler adalah satu-satunya jaringan pendukung yang terlibat dalam proses di atas.

Sambil mendukung sel hati, jaringan memungkinkan pertukaran kandungan antara hepatosit dan darah.

Pada sebuah catatan penutup, dapat dikatakan bahwa jaringan ikat retikuler membentuk kerangka pendukung dasar yang sangat penting untuk fungsi organ penting, dan untuk proses terkait lainnya seperti pergerakan lokomotif dan otot.

Fungsi yang paling penting dari jaringan ini adalah memberikan dukungan pada organ, jaringan, dan sel individu seperti jaringan adiposa dan otot.

Fungsi lainnya termasuk penyaringan berbagai cairan tubuh pada organ seperti limpa dan kelenjar getah bening.

  • Sehubungan dengan organ, serat retikuler dikaitkan dengan sel hati (hepatosit), dan terlihat saat diimpregnasi dengan preparat noda perak.
  • Serat mendukung setiap lembar sel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *