Cinta dan luka

Cinta dan luka, Cinta dan luka, cinta serta luka terkadang ada yang sering mengalaminya, dan kitapun bertanya – tanya , mengapa hal itu terjadi dan kita alami ? cinta bukan sebuah elemen, tetapi cinta ada dalam hidup kita dengan berbagai elemen yang ada di dalamnya, dan kita mengenal sebuah luka sebagai elemen dari cinta itu sendiri di saat kita merasakannya, dan sedikit elemen dalam tubuh cinta satu persatu terkuak dan kita kenali.

 Cinta Juga Sebuah Luka

Mencintai adalah hasrat untuk memiliki ! tetapi sebaris kalimat tadi akan mengiris diri kita sendiri, sebab sejujurnya, mencintai adalah menyakiti ! he he kok bisa begitu ya ? tentu saja, sebab yang di sebut mencintai adalah berkorban, berjuang atau memperjuangkan dan juga segala hal dan lainnya demi yang kita cintai ! bukankah jika hal tersebut tidak di dasari kesabaran dan keikhlasan hati akan menyakiti diri kita sendiri ?

Bagaimana Seharusnya Kita Mencintai

Dari sinilah kita mulai, sebab awal yang baik dan terencana akan menghasilkan hasil yang optimal dari apa yang kita ingin dan cita – citakan, tak terkecuali dengan apa yang di sebut cinta. Mencintai yang sejujurnyaadalah berbagi, membagi cinta yang kita miliki untuk yang kita cintai dan sayangi sesuai porsinya, bukan memberi cinta dari cinta yang kita miliki utuh penuh !

Jika cinta kita berikan utuh penuh untuk yang kita cintai, itulah yang menyebabkan luka dalam cinta itu ada dan kita alami. Mencintai juga dapat di artikan dengan makna yang lain, “ Mengharapkan “ . Ya, kita mencintai dengan sebuah harapan, memiliki dari apa yang kita cintai dan sayangi, dan bukankah itu adalah sebuah pengharapan jika tak dapat di sebut mengharapkan “ Sesuatu “ dari yang kita cintai ?

Apa Yang Terjadi

Hal tersebutlah yang menimbulkan sebuah luka dalam sebuah cinta, sebab cinta adalah juga sebuah kejujuran sedang timbal balik dari apa yang kita cintai adalah realita yang jujur dari cinta yang kita bagi untuk yang kita cintai. Sedang harapan adalah bayangan samar yang tak dapat di paksakan untuk menjadi sebuah realita seperti yang kita inginkan dan punyai.

Tentang cinta, sebarkanlah cinta yang ada dalam diri kita dan kita miliki sebagai sebuah kesadaran dan keikhlasan untuk membagi cinta yang ada dan kita miliki, percayalah, hal itu akan memberi anda cinta yang sebenarnyaingin anda miliki, penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *