Cerpen serpihan hati

Cerpen serpihan hati Cerita itu indah dan rasanya dapat memperindah dunia, ya , betapa tidak, cinta dan keindahannya akan membawa harapan merekah , hari ini atau esok lusa , lain tidak. Itu bagi sebagian orang yang mendapatkannya, he he hari ini atau esok hari, atau mungkin masih di cari ?

Tetapi tidak bagi aku ini, cerita cinta adalah sketsa yang masih harus aku lukis lebih nyata, menjadi gambar kamu yang mungkin aku cintai, atau mungkin juga melukaiku, he he dan aku harap tidak ! di cintai dan mencintai adalah impian dan harapan , dan bukan untuk saling melukai bukan ?

Dan bukankah cinta juga adalah sesuatu yang mesti kita miliki dan berikan pada orang yang tepat untuk kita cintai, he he memikirkan itu, akupun terkadang tersenyum kecil, ternyata ada begitu banyak peribahasa akan cinta yang ada dan tersebar di muka dunia ini, tetapi bagiku tidak, he eh itu hanyalah perih bahasa, di mana cinta ?

Untuk sebuah Hati

Dan untuk sebuah hati, di mana ia mendengar dan merasakannya, cinta itu dekat , tapi jauh ! ah lagi – lagi aku tersenyum, memang begitulah adanya sang cinta, ia datang dan lalu pergi, lagi lagi perih bahasa dalam sejumput harapan.

Cinta ada dan ada dalam ketersembunyian hati dan waktu, dan kamu tahu itu bukan ? di mana ia akan menggambar dirinya seindah mungkin, agar ia dapat mempesona di kenang serta menarik pujian banyak orang , padahal , lain tidak ! ia akan tetap menyembunyikannya sampai sebuah hati datang dan merengkuhnya di akhir tujuan.

Lalu apa dan siapa yang merasakannya ? aku coba untuk bertanya, kalian atau aku adalah adalah orang – orang yang adadalam permainan cinta dan pelariannya juga ! bukankah cinta juga adalah bayangan ? di mana ia datang andai kita diam dan ia akan berlari andai kita cari ?

Dan sejujurnya, cinta seperti itu, biarkan ia dengan kebebasannya serta berilah ruang untuk ia datang, mengisi kekosongan hati dengan harapannya dan juga keindahannya. Sebab cinta bukanlah sebuah keterpaksaan dan ia juga tak pernah memaksa seseorang untuk memilikinya .

Dan untuk sebuah hati, di mana cinta tak akan pernah menipu diri , tunggulah aku di sana,membawa sisi ruang hati yang akan ku persembahkan dengan keagungannya, dan untuk kalian, ikutlah denganku, menyongsong cinta baru dan juga harapan baru, cinta bukan luka dan melukai, ia juga bukan pemberi harapan palsu, karena cinta yang sesungguhnya ada dalam hati, kasih sayang dan kejujuran dan bukan bertempat pada bagian permainan cintamu, dan untuk sebuah hati,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *