Beginilah Gejala Kanker hidung

Beginilah Gejala Kanker hidung, Kanker hidung adalah jenis kanker yang mempengaruhi sebagian wilayah nasofaring di mana lobus pendengaran bersinggungan dengan bagian hidung

Gejalanya

Salah satu gejala umum diamati pada pasien yang menderita kanker hidung adalah benjolan di leher. Hal ini sebenarnya pembengkakan kelenjar getah bening yang terkena sel kanker. Dalam istilah medis, kondisi ini dikenal sebagai limfadenopati servikal.

Orang yang terkena menghadapi masalah menelan makanan dan suaranya berubah serak

Perluasan tumor menciptakan penghalang di saluran hidung.

Wajah orang yang terkena kanker hidung mungkin akan lumpuh di satu sisi.

Indera penciuman pasien kanker dapatmengalami penurunan .

Lendir mungkin mengalirkan kembali ke dalam tenggorokan atau hidung.

Seiring dengan masalah yang berkaitan dengan telinga dan hidung, orang yang menderita kanker hidung juga dipengaruhi oleh masalah mata.

Menderita penglihatan ganda. Kondisi medis penglihatan ganda.

Dapat menyebabkan pasien kehilangan  pandangannya, sebagian atau seluruhnya.

Sulit untuk membuka mulutnya akibat kanker hidung.

Produksi air liur berlebihan adalah salah satu gejala.

Dalam beberapa kasus, masalah-masalah seperti sakit telinga dan gangguan pendengaran juga bisa berhubungan dengan kanker hidung.

Pada stadium lanjut, pasien menunjukkan gejala cachexia yaitu kelemahan fisik bersama dengan penurunan berat badan.

Muntah, mual dan anoreksia adalah diantara gejala lain yang ditunjukkan oleh pasien dalam stadium lanjut. Orang yang menderita anoreksia cenderung kehilangan nafsu makan mereka.

Menyebabkan sakit kepala, , sinus, dan lainnya

Telinga sering berdengung.

Penyebabnya

Ada  tiga penyebab utama kanker ini yaitu.  Infeksi virus Epstein Barr adalah salah satunya. Diet juga memainkan peranan penting dalam menyebabkan kanker hidung. makanan asin seperti ikan, sayuran dan daging adalah beberapa penyebab lain dari kanker ini. Faktor genetik juga bisa menjadi penyebab di balik penyakit ini. Pilihan yang berbeda dalam pengobatan kanker ini termasuk radiasi, operasi dan kemoterapi.

Pengobatan

Pengobatan yang paling efektif digunakan untuk pasien dengan kanker nasofaring adalah terapi radiasi. Radioterapi mampu mengendalikan tumor primer. Namun, dengan penggunaan terapi ini, sulit untuk mengontrol metastasis jauh.

Proses metastasis bertanggung jawab menyebarkan penyakit dari satu organ ke organ lainnya. pengobatan ini juga dapat digunakan bersama dengan kemoterapi. Operasi adalah pilihan lain untuk pengobatan kanker nasofaring.

Reseksi tumor nasofaring dilakukan selama operasi swing rahang atas. Dalam operasi ini, wilayah nasofaring dibuka dengan memutuskan hubungan antara tulang tengkorak dan rahang. Tindakan ini memfasilitasi reseksi tumor dan juga penempatan  posisi tabung diperlukan untuk brachytherapy.

Pencegahan adalah hal yang jelas mesti anda lakukan, jika tidak, maka pengobatanlah yang akan anda hadapi !

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *